Mengapa Mereka Enggan Mendekati Pintu Penguasa?

Barangsiapa tinggal di padang pasir, dia kekeringan. Barangsiapa mengikuti buruan ia lalai. Dan, barangsiapa yang mendatangi pintu-pintu penguasa, maka ia terkena fitnah.

Advertisements

Waktu Sedang Mengubah Taliban

Sekarang nampaknya Taliban sudah menyadari bahwa mereka tidak bisa selamanya memerangi segala hal yang berbau modernitas, sehingga sebagian memilih memasukinya dengan cara mereka sendiri. Di antaranya adalah, bagaimana masyarakat di Helmand sudah mulai terbiasa dengan sistem penerangan listrik. Seorang koordinator media Taliban bernama Assad Afghan kerap menggunakan sebuah peribahasa untuk menggambarkan fenomena tersebut. “Api barangkali telah membakar rumah kami, namun api itu juga telah membuat tembok rumah kami menjadi lebih kuat,” katanya. Barangkali maksudnya adalah, Taliban telah belajar dari masa lalu yang membuat mereka terisolasi dari dunia modern.

Kami Telah Mengutus Shaleh

Dan di kota itu ada sembilan orang laki-laki yang berbuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak melakukan perbaikan. Mereka berkata, “Bersumpahlah kamu dengan (nama) Allah, bahwa kita sungguh-sungguh akan menyerangnya beserta keluarganya pada malam hari, kemudian kita akan katakan kepada ahli warisnya (bahwa) kita tidak menyaksikan kebinasaan keluarganya itu, dan sesungguhnya kita adalah orang-orang yang benar.” Dan mereka membuat makar, dan Kami membuat makar (pula), sedang mereka tidak menyadari.