Pena Telah Diangkat. Tinta Telah Kering.

Demi langit yang mempunyai jalan-jalan, sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda pendapat, dipalingkan daripadanya (Rasul dan al-Qur’an) orang yang dipalingkan. (QS adz-Dzariyat [51]: 7-9)

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS al-Qamar [54]: 32)

Ataukah mereka mengatakan: “Dia (Muhammad) membuat-buatnya.” Sebenarnya mereka tidak beriman. Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal al-Qur’an itu jika mereka orang-orang yang benar. (QS ath-Thur [52]: 33-34)

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami dengan jelas, orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: “Datangkanlah kitab selain al-Qur’an ini atau gantilah.” Katakanlah (Muhammad): “Tidaklah pantas bagiku menggantinya atas kemauanku sendiri. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (kiamat) jika mendurhakai Tuhanku.” (QS Yunus [10]: 15)

Dan tidak mungkin al-Quran ini dibuat-buat oleh selain Allah; tetapi (al-Qur’an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam. Apakah pantas mereka mengatakan dia (Muhammad) membuat-buatnya? Katakanlah: “Buatlah sebuah surat yang semisal dengan surat (al-Qur’an) dan ajaklah siapa saja orang yang mampu (membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” (QS Yunus [10]:37-38)

Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari al-Qur’an)? (QS an-Najm [53]: 33)

Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata, “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka jadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. (QS al-Maidah [5]: 52)

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Ketahuilah bahwa semua kekuatan itu milik Allah. Dan sungguh, Allah telah menurunkan (ketentuan) bagimu di dalam Kitab (al-Qur’an) bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok (oleh orang-orang kafir), maka jangalah kamu duduk bersama mereka, sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena (kalau tetap duduk dengan mereka), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sungguh, Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di neraka Jahanam. (QS an-Nisa [4]: 138-140)

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelumnya dan orang-orang kafir (musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman. (QS al-Maidah [5]: 57)

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin selain dari orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin memberi alasan yang jelas bagi Allah (untuk menghukummu)? Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka. (QS an-Nisa [4]: 144-145)

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpinmu; sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu menjadikan mereka pemimpin, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS al-Maidah [5]: 51)

Wahai orang-orang yang beriman! Barangsiapa di antara kamu murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang beriman, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS al-Maidah [5]: 54)

Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu; orang yang sesat itu tidak akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu semua akan kembali, kemudian Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS al-Maidah [5]: 105)

Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat. (QS Ali Imran [3]: 105)

Tidakkah mereka (orang-orang munafik) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka Jahanamlah baginya, kekal mereka di dalamnya. Itulah kehinaan yang besar. (QS at-Taubah [9]: 63)

Orang-orang munafik itu takut jika diturunkan suatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah (kepada mereka): “Teruslah berolok-olok (terhadap Allah dan Rasul-Nya).” Sesungguhnya Allah akan mengungkapkan apa yang kamu takutkan itu. (QS at-Taubah [9]: 64)

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka, niscaya mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” (QS at-Taubah [9]: 65)

Belumkah datang kepada mereka berita tentang orang-orang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan, dan negeri-negeri yang telah musnah? Telah datang kepada mereka rasul-rasul dengan membawa bukti-bukti yang nyata; Allah tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri. (QS at-Taubah [9]: 70)

Tidakkah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah mengetahui segala yang gaib? (QS at-Taubah [9]: 78)

Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata: “Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turunnya) surat ini?” Adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya, dan mereka merasa gembira. (QS at-Taubah [9]: 124)

Dan adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, maka dengan surat itu akan menambah kekafiran mereka yang telah ada dan mereka akan mati dalam keadaan kafir. (QS at-Taubah [9]: 125)

Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, namun mereka tidak (juga) bertobat dan tidak (pula) mengambil pelajaran? (QS at-Taubah [9]: 126)

Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian al-Qur’an. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. Sesungguhnya al-Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. Diturunkan dari Rabbil ‘alamiin. Maka apakah kamu menganggap remeh saja al-Qur’an ini? Kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah. Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah), kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar? (QS al-Waqi’ah [56]: 75-87)

*****

Jika Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu.
(QS Yunus [10[: 16)

Ya Tuhanku, aku hanya menguasai diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu.
(QS al-Maidah [5]: 25)

Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arasy yang agung.
(QS at-Taubah [9]: 129)

Ingatlah bahwa Islam itu berputar, maka berputarlah kamu bersama Islam ke mana saja ia berputar. Ketahuilah bahwasanya penguasa dan al-Quran akan berpisah, maka janganlah kamu berpisah dari al-Quran.
(Hadits)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s