Syiah Itu Tidak Sesat, Tapi Kafir

Oleh: Khalid Khalifah
Kamis, 11 Juli 2013
(Sumber: www.voa-islam.com)

Pengamat gerakan jihad global, Ustadz Dr H Amir Mahmud menuturkan, jika ada sebagian masyarakat atau seorang tokoh yang berkata bahwa Syi’ah itu tidak sesat memang benar adanya. Dalam konteks ini, dia mengaku sepakat dengan pendapat itu.

Namun, jika tokoh tersebut kemudian menjelaskan lebih lanjut bahwa Syi’ah itu tidak sesat karena termasuk bagian dan salah satu madzab dari Islam, Ustadz Amir menegaskan tidak sependapat dengan penjelasan tersebut. Sebab, kelompok Syi’ah itu tidak sesat, melainkan Kafir.

“Syi’ah itu tidak sesat menurut saya. Kafir kok dibilang sesat. Syi’ah itu Kafir, jadi bukan sesat lagi Syi’ah itu,” tegas Ustadz Amir kepada voa-islam.com pada Senin (8/7/2013).

Alumni akademi militer mujahidin Afghanistan ini menjelaskan, yang dimaksud kelompok sesat itu bila ada orang Islam, yang masih sama rukun iman dan Islamnya dengan pemeluk agama Islam lainnya, namun melakukan amalan yang tidak sesuai syari’at.

Kemudian, dalam amaliyah dan ibadah mahdhoh (ritual)-nya masih sama, seperti tata cara sholat, puasa, zakat, haji, adzan, dan lain sebagainya. Dalam rukun iman juga tidak ditambah-tambahi atau dikurang-kurangi.

“Kalau yang dimaksud sesat itu, seorang muslim yang dia mengamalkan amalan-amalan budaya, amalan bid’ah lah begitu. Nah itu namanya sesat,” ungkapnya.

Sedangkan dalam ajaran Syi’ah sudah berbeda 180 derajat dengan ajaran Islam yang diperintahkan Allah dan dituntunkan oleh Rasulullah.

Bahkan kelompok Syi’ah mempunyai kitab suci dan kitab hadits sendiri. Maka sudah selayaknya jika Syi’ah dikatakan sebagai agama tersendiri diluar Islam.

Secara syar’i semua orang Syi’ah itu Kafir, baik yang tingkatannya masih awam, seorang penuntut ilmu, para pemimpin atau penguasanya, apalagi para ulamanya.

Sama halnya dengan orang Islam, zhohir-nya semua disebut muslim. Meskipun derajat orang Islam juga bertingkat, ada yang awam, munafiq, muslim dan mukmin. Tapi semuanya tetap disebut seorang muslim, kecuali murtad.

Jadi dalam hal ini, kata Ustadz Amir, tidak benar jika ada orang atau tokoh yang mengelompokkan orang Syi’ah dengan beberapa tingkatan, kemudian tidak mau dan tidak berani mengkafirkan kelompok Syi’ah.

“Syi’ah itu bukan sesat, (tapi -red) Kafir. Karena dia punya kitab suci sendiri dan kitab-kitab hadits tersendiri,” tandasnya.

One thought on “Syiah Itu Tidak Sesat, Tapi Kafir

  1. Benart,benar …..dan benar sekali. Contohnya aja dalam hal kawin MUT’AH,yg membolehkan orang menikah ber-kali2 dalam SATU hari ter gantung pd umur pernikahannya,1 jam- 2 jam,sdgkan ketentuan dari Allah SWT,setiap org Islam hanya boleh menikahi/punya 4-istri. sedang kan org syi’ah boleh saja nikah mut’ah ber-kali2(lebih dari 4)tanpa hrs menceraikan istri2 / tanpa men-thalak secar resmi. Berarti mereka jelas2 ingkar thd hukum Islam atau KAFIR.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s