Kemiskinan Rasulullah saw

(Sumber: Imam Ahmad Ibnu Nizar, “Nabi Sulaiman dan Burung Hudhud”, Yogyakarta: DIVA Press, Cet. I, Mei 2009, hal. 63-64)

Aisyah, Ummul Mu’minin, pernah mengatakan bahwa perut Rasulullah tidak pernah kenyang barang sehari saja selama hidupnya. Kendati begitu, beliau tidak pernah mengadukan perihalnya kepada seorangpun. Sebab, kondisi miskin lebih dicintai beliau daripada memiliki harta yang melimpah.

Seringkali, semalam suntuk, beliau dalam keadaan lapar. Namun, pagi harinya, beliau pun tidak meninggalkan puasa. Kondisi lapar itu sekali-kali tidak menghalangi ketekunannya untuk berpuasa. Padahal, jika saja beliau mau, tentulah Allah akan memberi harta-benda yang melimpah, baik itu berupa emas, perak, buah-buaha, ataupun kehidupan yang lebih layak.

“Seringkali aku sendiri menangis haru,” kata Aisyah, “demi melihat apa yang beliau alami.”

Lalu lanjutnya, “Sering pula aku usap perutnya untuk meredakan rasa lapar beliau itu, sehingga pernah aku katakan, ‘Aku relakan diri ini menjadi tebusanmu, wahai Rasulullah! Alangkah akan lebih baik jika Tuan mempergunakan harta dunia ini sekadar cukup untuk menopang peribadatan Tuan,’ begitu aku mengadu.”

Beliau lantas menjawab, “Wahai Aisyah! Untuk apa aku harus bersusah-payah mengurusi dunia, padahal para rasul yang bergelar Ulul Azmi itu lebih sabar dalam menghadapi ujian yang lebih berat daripada apa yang aku alami. Mereka terbukti telah berlalu dengan selamat membawa keyakinan mereka. Mereka telah menghadap Tuhan dengan mendapat tempat kembali yang begitu mulia, pahala mereka begitu agung. Melihat kondisi seperti itu, aku sangat malu jika saja hidupku ini bergelimang nikmat. Aku sangat khawatir jika kebahagiaanku di akhirat nanti di bawah apa yang mereka peroleh. Padahal, tiadalah dambaan yang selama ini menjadi idamanku selain bagaimana aku bisa sejajar dengan mereka itu, hal ini yang lebih aku cintai.”

——————————————————————————————————————————————————

“Ya Allah, langsungkan hidupku dalam kemiskinan dan wafatkan aku dalam keadaan miskin, dan bangkitkan pula aku kembali dalam kelompok orang-orang miskin.” (Muhammad saw)

——————————————————————————————————————————————————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s