Majnun dan Singgasana Khalifah

Oleh: M Syafi’i
(Sumber: Oase, eL-Ka hal 32, Sabili No. 09 Th. XVI 20 November 2008 / 22 Dzulqaidah 1429)

Syahdan, di Baghdad, pada masa Khalifah Harun al-Rasyid hiduplah seorang miskin yang biasa dipanggil ‘si majnun’. Suatu saat, terjadi kegaduhan di istana, tak lama setelah shalat Jumat selesai. Sontak, khalifah dan para menteri yang baru saja menunaikan shalat Jumat merasa kaget dengan kejadian tersebut.

“Apakah gerangan yang terjadi wahai penjaga?” tanya khalifah kepada penjaga. “Ampun tuanku, jika tindakan kami lancang dan mengusik istirahat baginda. Namun, orang gila inilah yang menyebabkan keributan ini terjadi. Dia begitu lancang dan berani duduk-duduk diatas kursi singgasana kebesaran baginda ketika para penduduk negeri tengah menunaikan shalat Jumat,” timpal hulubalang.

Khalifah bertanya kepada sang pelaku, “Apa benar yang dikatakan hulubalang?” Majnun menjawab, “Sebenarnya hamba tidak bermaksud lancang. Saya mendengar betapa nikmatnya duduk di singgasana. Namun ketika saya duduk, saya dipergoki hulubalang yang selanjutnya menghajar saya. Jika akibat tindakan tersebut lalu saya dipukuli. Lalu bagaimana nasib baginda yang selama bertahun-tahun duduk di singgasana tersebut?”

Setelah mendengar jawaban tersebut, Khalifah Harun al-Rasyid terdiam dan menangis. Dia tersadar akan beratnya amanah dan tanggung jawab yang dipikulnya selama ini. Setelah peristiwa itu, khalifah terlihat begitu berhati-hati menjalankan pemerintahannya.

——————————————————————————————————————————————————

“Cinta yang sangat terhadap harta dan ambisi kedudukan dapat mengikis iman seseorang.” (HR ath-Thusi)

——————————————————————————————————————————————————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s