Malaikat Jibril Membayarkan Utang Seseorang

(Sumber: Syaikh Muzaffer Ozak al-Jerrahi, “Allah, Nabi Adam, dan Siti Hawa” (diterjemahkan oleh Luqman Hakim), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. I, Juli 2009, hal. 48-49)

Pada suatu waktu Rasulullah saw sedang duduk di pintu masuk Masjid Nabawi di Madinah al-Munawarah. Tiba-tiba muncul iring-iringan banyak orang yang sedang mengantarkan jenazah menuju masjid untuk dishalatkan. Mereka pun minta kesediaan Rasulullah saw untuk memimpin shalat jenazah.

Rasulullah saw bertanya dulu apakah jenazah itu masih meninggalkan utang, dan beliau mendapat jawaban, “Ya Rasulullah, jenazah ini masih berutang ke pada si anu sebanyak empat dirham, sayangnya dia belum melunais utang itu hingga wafatnya.” Mengetahui hal itu, Rasulullah saw pun menolak menshalatkan jenazah tersebut, dan berkata, “Silakan kalian shalatkan jenazah itu dan berdoalah untuknya.”

Tiba-tiba malaikat Jibril turun dan berkata kepada beliau, “Ya Rasulullah, Allah swt menyampaikan salam untuk Nabi-Nya yang mulia dan memberi perintah agar yang dicintai-Nya mendirikan shalat jenazah untuk jenazah ini. Dia jadikan aku berwujud manusia dan menyuruhku membayarkan utang hamba-Nya ini. Silakan bangkit dan laksanakan shalat jenazah untuknya, karena dia telah memperoleh ampunan.”

Kemudian Rasulullah saw bertanya kepada malaikat Jibril, “Amal saleh apa yang dilakukan lelaki ini semasa hidupnya sehingga dia memperoleh berkah yang melimpah ini?” Dan malaikat Jibril menjawab, “Ya Rasulullah, setiap hari dia selalu membaca surah al-Ikhlash seratus kali demi Sang Pencipta-nya. Karena surah mulia itu melukiskan Sifat-sifat Allah, memahasucikan, dan memberikan puja-puji kepada Allah Yang Maha Melindungi alam semesta, sehingga Allah berkenan menyantuni hamba-Nya ini demi menjunjung tinggi bacaan surah al-Ikhlash yang telah dia lantunkan ratusan kali itu. Lelaki ini bukan hanya diampuni Allah, utangnya pun telah dilunasi.”

——————————————————————————————————————————————————

“Barangsiapa membaca surat al-Ikhlas satu kali saja, ada pahala sebesar pahala yang diraih oleh seratus orang yang mati syahid.” (HR Ubayy bin Ka’b)

“Allah telah membagi al-Quran menjadi tiga bagian dan Dia telah menjadikan ‘Katakan, Dia-lah Allah Yang Mahaesa’ di antara tiga bagian al-Quran.” (Hadits)

“Al-Quran diwahyukan padaku ayat demi ayat, huruf demi huruf. Ketika surat at-Taubah dan al-Ikhlas diturunkan, tujuh puluh ribu barisan malaikat turun bersama kedua surat itu.” (HR Ubayy)

——————————————————————————————————————————————————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s