Bersabar dalam Musibah

Oleh: Salim H.J.
Sumber: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur (Hal. 79)
Penerbit LINTAS MEDIA Jombang

Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Yang pertama kali ditulis qalam di Lauh Mahfudz mengenai perintah ALLAH adalah:

“Aku ini adalah ALLAH, tiada tuhan selain Aku, Muhammad adalah hamba-Ku dan Rasul-Ku. Pilihan-Ku dari makhluk-Ku adalah orang yang pasrah kepada ketentuan-Ku, sabar atas cobaan-Ku, bersyukur karena nikmat-nikmat-Ku, maka Aku menulisinya sebagai orang yang benar. Aku akan membangkitkannya bersama orang-orang yang benar pada hari kiamat. Barangsiapa yang tidak pasrah kepada ketentuan-Ku dan tidak sabar atas cobaan-Ku, serta tidak mau bersyukur atas nikmat-nikmat-Ku, maka hendaknya ia keluar dari bawah ‘Arasy-Ku dan carilah tuhan selain Aku.”

Al-Faqih berkata: “Bersabar terhadap cobaan dan selalu ingat kepada ALLAH ketika terjadi musibah adalah sesuatu yang wajib atas manusia, karena ingat ALLAH pada saat-saat demikian berarti dirinya telah ridha atas ketentuan-Nya sekaligus menghinakan kepada setan.”

Ali bin Abi Thalib kwh. berkata: “Sabar itu ada 3, yaitu sabar menjalankan ketaatan kepada ALLAH, sabar meninggalkan maksiat, dan sabar terhadap musibah. Barangsiapa bersabar atas ketaatan, maka ALLAH akan memberinya seratus derajat. Setiap derajat jaraknya antara langit dan bumi. Barangsiapa bersabar atas musibah, maka ALLAH akan memberinya pahala dengan tanpa dihisab.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s