Panggilan Setelah Tercabutnya Ruh

Oleh: Salim H.J.
Sumber: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur (Hal. 68)
Penerbit LINTAS MEDIA Jombang

Diterangkan dalam suatu hadits: “Ketika ruh berpisah dari badan, maka akan ada panggilan dari langit 3 kali: “Wahai anak Adam, apakah engkau meninggalkan dunia ini, atau dunia yang meninggalkan dirimu? Apakah engkau mengumpulkan dunia, atau dunia yang mengumpulkan dirimu? Apakah engkau yang membunuh dunia ataukah dunia yang membunuh dirimu?””

Ketika mayit diletakkan di atas dipan untuk dimandikan, tiba-tiba ada panggilan dengan 3 kali seruan: “Wahai anak Adam, dimana badanmu yang kuat itu dan apa yang menjadikanmu lemas? Wahai anak Adam dimana lisanmu yang fasih itu, dan apa yang menyebabkanmu diam? Wahai anak Adam, dimanakah para kekasihmu dan apa yang menyebabkan mereka tidak menyukaimu?”

Tatkala mayit diletakkan di kain kafan, mayit dipanggil dengan 3 kali seruan: “Wahai anak Adam, engkau akan pergi jauh tanpa membawa perbekalan. Wahai anak Adam, engkau akan pergi keluar dari rumahmu dan tidak akan kembali lagi. Wahai anak Adam, engkau tidak akan bisa naik kuda untuk selamanya dan engkau akan menuju tempat yang sangat menakutkan.”

Pada saat mayit dipikul di atas keranda, mayit dipanggil dengan 3 kali seruan: “Wahai anak Adam, bahagialah dirimu jika engkau termasuk orang yang bertaubat. Bahagialah engkau, jika amalmu itu termasuk amal baik. Bahagialah dirimu, jika temanmu adalah keridhaan ALLAH. Celakalah engkau jika temanmu adalah kemurkaan ALLAH.”

Ketika mayit diletakkan untuk dishalati, mayit dipanggil dengan 3 kali seruan: “Wahai anak Adam, setiap perbuatan yang engkau lakukan pasti engkau akan melihatnya, jika perbuatan amalmu baik, maka engkau akan melihat suatu kebaikan. Sebaliknya jika amal perbuatanmu buruk, maka engkau akan melihat keburukan.

Tatkala keranda diletakkan di tepi kubur, maka mayit dipanggil dengan 3 kali seruan: “Wahai anak Adam, engkau tidak membawa perbekalan dari tempat yang ramai menuju ke tempat yang rusak. Engkau tidak membawa kekayaanmu kepada kefakiran ini. Engkau tidak membawa cahaya ke tempat yang gelap ini.”

Pada saat mayit diletakkan di liang kubur, mayit dipanggil dengan 3 kali seruan: “Wahai anak Adam, disaat engkau berada di atas punggungku engkau banyak tertawa, sekarang engkau berada di perutku dengan menangis. Engkau berada di punggungku dengan bergembira, sekarang engkau berada di perutku dengan kesusahan. Engkau berada di atas punggungku bisa berbicara, sekarang engkau berada di perutku dengan berdiam.”

Sewaktu orang-orang yang mengantar berpaling meninggalkan si mayit sendirian di dalam kubur, maka ALLAH berfirman: “Wahai hamba-Ku, sekarang engkau tinggal sendirian dalam gelapnya kubur, sedangkan orang-orang sudah meninggalkan dirimu. Engkau telah berbuat durhaka kepada-Ku hanya karena manusia, karena istri dan anak semata. Pada hari ini, Aku lebih mengasihi dirimu dengan Rahmat-Ku, dimana besarnya Rahmat-Ku melebihi kecintaan makhluk-makhluk. Rasa Belaskasihan-Ku padamu jauh melebihi rasa kasih sayang seorang ibu pada anaknya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s