Cerita Tenggelamnya Fir’aun di Laut

(Sumber: Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas, “Kisah Penciptaan & Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman”, Penerjemah: Abdul Halim, Bandung: Pustaka Hidayah, Cet I, Oktober 2002, hal. 252-254)

Diriwayatkan bahwa Allah SWT menyuruh Jibril a.s. turun ke bumi dalam rupa seorang manusia yang berpakaian indah. Jibril datang kepada Fir’aun. Fir’aun berkata kepadanya, “Siapa engkau?” Dia menjawab, “Aku adalah salah seorang dari hamba Raja, datang kepadamu untuk meminta fatwa tentang salah seorang hambaku. Aku telah memberinya sebagian milikku dan aku telah berbuat baik kepadanya. Ternyata dia sombong dan menentangku, mengingkari hakku, menggunakan namaku, mengaku-aku bahwa semua yang telah aku berikan kepadanya adalah miliknya dan aku bukanlah yang telah memberikan kepadanya.”

Fir’aun menjawab, “Dialah hamba terjelek dari hamba manapun.” Jibril berkata, “Menurutmu, apa balasan yang pantas untuknya?” Fir’aun menjawab, “Balasannya adalah ditenggelamkan di laut ini.” Jibril berkata, “Saya minta, Anda menuliskan hal tersebut untukku dengan tulisanmu.” Fir’aun menuliskannya lalu Jibril as mengambilnya dan dia pergi menemui Musa a.s. Jibril menceritakan kejadian tersebut kepada Musa dan berkata, “Sesungguhnya Allah telah memerintahkanmu untuk meninggalkan tempat ini.” Setelah mendapatkan perintah tersebut, Musa menyeru kepada Bani Israil untuk pergi dan menyuruh mereka untuk membawa barangnya masing-masing. Pada saat itu, mereka berjumlah 600.000 orang.

Ketika Fir’aun mendengar berita Musa dan kaumnya akan pergi, dia memanggil pasukannya. Mereka berkumpul dengan jumlah yang tidak terhitung banyaknya, lalu mereka menyusul Musa karena mereka berkeyakinan Musa akan kabur. Musa dan kaumnya dapat mereka susul. Pada saat itu, Bani Israil berkata, “Hai Musa, Fir’aun dan pasukannya benar-benar akan menyusul kita.” Musa menjawab, “Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku ada bersamaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS. 26:62). Lalu Allah mewahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu” (QS. 26:63). Setelah Musa a.s. memukulkannya, maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahannya seperti gunung yang besar.

Di sana ada dua belas jalan untuk dua belas rombongan. Mereka melaluinya dengan mudah dan yang satu bisa melihat kepada yang lainnya. Musa berada di depan sedangkan Harun berada di belakang sampai mereka semua masuk ke laut itu. Fir’aun bersama Haman di sebelah kanannya, dan para menterinya serta pasukannya menyusul di belakang mereka. Mereka melihat laut dan jalannya kering karena airnya menyingsing. Dalam hatinya, Fir’aun bertanya-tanya, masuk ke jalan yang ada di laut itu atau jangan. Dia putuskan untuk masuk, tetapi kudanya enggan untuk masuk. Tiba-tiba Jibril a.s. datang menunggangi kuda pejantan sehingga kuda Fir’aun masuk ke laut itu di belakangnya karena tertarik dengan kuda pejantan itu.

Fir’aun dan semua kaumnya telah masuk ke dalam laut, tidak ada seorangpun yang tertinggal di tepian. Tiba-tiba air menutupi mereka. Jibril a.s datang membawa lembaran yang pernah ditulis Fir’aun dan diberikan kepadanya. Ketika Fir’aun membacanya, maka dia tahu dirinya akan celaka. Jalan-jalan yang ada di laut itu menyatu satu sama lain sehingga air menutupi mereka karenanya mereka semua binasa. Tidak ada seorang pun dari mereka yang selamat.

Ketika Fir’aun punya keyakinan akan celaka, dia berkata: “Aku percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Tuhan yang telah dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. 10:90). Jibril berkata kepadanya: “Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. 10:91). Allah berfirman: “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS. 10:92).

Maksudnya, Allah menyelamatkan mayat Fir’aun dan mendamparkannya ke daratan karena Bani Israil meragukan tenggelamnya Fir’aun. Dengan penyelamatan itu, mereka tahu bahwa Fir’aun telah tenggelam bersama seluruh kaumnya. Allah mewariskan kepada mereka tanah dan rumah-rumah mereka (kaum Fir’aun).

———————————————————————————————————————————

“Hai anak Adam, kamu tidak adil terhadap-Ku. Aku mengasihimu dengan kenikmatan-kenikmatan tetapi kamu membenci-Ku dengan berbuat maksiat-maksiat. Kebajikan Kuturunkan kepadamu dan kejahatan-kejahatanmu naik kepada-Ku. Selamanya malaikat yang mulia datang melapor tentang kamu tiap siang dan malam dengan amal-amalmu yang buruk. Tetapi hai anak Adam, jika kamu mendengar perilakumu dari orang lain dan kamu tidak tahu siapa yang disifatkan pasti kamu akan cepat membencinya.” (Hadits Qudsi riwayat Ar-Rafii dan Ar-Rabii’)

———————————————————————————————————————————

2 thoughts on “Cerita Tenggelamnya Fir’aun di Laut

  1. Ass.wr.wb,
    sdr yg mulia,
    sangat menarik kisah ini, saya kagum.

    saya juga mengalami kejadian yg juga mempunyai kisah walaupun hanya sekedar kisah dari seorang hamba Allah yg mendapat hidayah dari Allah untuk masuk islam.
    beberapa saat yg lalu datang makhluk jin kepada saya menanyakan tentang islam, setelah beberapa saat kemudian dia memintakan kepada saya agar membuka surat al-araf ayat 130-138.
    selesai saya membacanya, dia berkata bahwa dia berada disana seketika kejadian itu.ciri-ciri khas dari firaun adalah orangnya tidak tinggi dan mengendarai kereta berkuda(2) putih saat kejadian itu dan khas nabi musa adalah tinggi sedang hidungnya agak sedikit besar dan selalu berjalan sendiri didepan.
    lantas saya bertanya,kenapa anda tidak mengikuti agama nabi musa? dia menjawab saya bukan manusia.
    lantas saya bilang dia masuklah agama islam karena Allah hanya ridha kepada islam.dia jawab saya mau masuk islam.
    saya berikan dia nama Ismail.
    ini adalah hidayah dari Allah.

    insyaAllah kita selamat dunia dan akhirat.
    salam saya sayyid.

    wass.wr.wb,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s