<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Today</title>
	<atom:link href="http://jookut.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jookut.wordpress.com</link>
	<description>...the attacker must vanquish; the defender need only survive...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jan 2012 10:51:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jookut.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/a13ce51148f864615c7235bd5f50570e?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Today</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jookut.wordpress.com/osd.xml" title="Today" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jookut.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Anjing pun Divonis Hukum Rajam</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/anjing-pun-divonis-hukum-rajam/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/anjing-pun-divonis-hukum-rajam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 09:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Rajam]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yahudi]]></category>
		<category><![CDATA[Zionis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1227</guid>
		<description><![CDATA[(Sumber: Media Indonesia, Minggu 19 Juni 2011, hal. 12) Hukum rajam ternyata tidak hanya dilakukan terhadap manusia. Seekor anjing pun ternyata bisa menjadi pesakitan dan divonis hukuman dengan cara dilempari batu sampai mati tersebut. Hal inilah yang terjadi pada seekor anjing liar di Kota Yerusalem. Pengadilan yang digelar pada rabi Yahudi di Distrik Mea Shearim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1227&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(Sumber: Media Indonesia, Minggu 19 Juni 2011, hal. 12)</strong></p>
<p>Hukum rajam ternyata tidak hanya dilakukan terhadap manusia. Seekor anjing pun ternyata bisa menjadi pesakitan dan divonis hukuman dengan cara dilempari batu sampai mati tersebut. Hal inilah yang terjadi pada seekor anjing liar di Kota Yerusalem. Pengadilan yang digelar pada rabi Yahudi di Distrik Mea Shearim menjatuhkan hukuman tersebut karena yakin anjing itu merupakan reinkarnasi seorang pengacara yang telah menghina hakim. Menurut situs <em>Ynet</em>, sejak dua pekan lalu anjing itu berada di lingkungan pengadilan keuangan dan tidak mau pergi. Peristiwa itu langsung mengingatkan para rabi atas peristiwa 20 tahun lalu ketika seorang hakim mengutuk seorang pengacara dengan menyebutkan rohnya akan masuk ke dalam tubuh anjing jika ia meninggal.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1227&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/anjing-pun-divonis-hukum-rajam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bergelimang Dosa dan Dusta</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/bergelimang-dosa-dan-dusta/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/bergelimang-dosa-dan-dusta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 09:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Intervensi Asing]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1226</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ahmad Syafii Maarif (Sumber: Kompas, Selasa 6 September 2011, hal. 6) Bergelimang dalam bahasa Indonesia berarti penuh berlumur atau sarat dengan. Maka, bergelimang dosa dan dusta berarti penuh berlumur atau sarat dengan dosa dan dusta. Apakah kultur kita sudah sedemikian busuk dan buruknya sehingga harus muncul sebagai judul seperti ini? Ada sumber yang mengatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1226&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Ahmad Syafii Maarif<br />
(Sumber: Kompas, Selasa 6 September 2011, hal. 6)</strong></p>
<p><em>Bergelimang dalam bahasa Indonesia berarti penuh berlumur atau sarat dengan. Maka, bergelimang dosa dan dusta berarti penuh berlumur atau sarat dengan dosa dan dusta. Apakah kultur kita sudah sedemikian busuk dan buruknya sehingga harus muncul sebagai judul seperti ini?</em></p>
<p>Ada sumber yang mengatakan bahwa setoran pajak yang masuk ke pundi-pundi negara hanya sekitar 20 persen dari penarik pajak? Lalu bagaimana yang 80 persen? Tentu telah menguap entah ke mana karena si penarik telah bergelimang dalam dusta. Tahun 1980-an, Soemitro Djojohadikusumo mengatakan bahwa kebocoran APBN mencapai 30 persen.</p>
<p><strong>Ramai-ramai merampok</strong><br />
Siapa yang membocorkan, tentu para pendosa dan pendusta. Keadaan buruk dan hitam ini kabarnya belum berubah sampai sekarang. Mungkin malah semakin tak terkontrol oleh negara yang tak punya kepemimpinan yang tegas dan kuat.</p>
<p>Jika memang kenyataannya demikian, APBN 2011/2012 dengan nominal lebih sedikit dari Rp 1.400 triliun, yang akan menguap sekitar Rp 420 triliun. Sebuah angka raksasa yang sungguh mengerikan. Skandal Bank Century yang berjumlah Rp 6,7 triliun, yang menurut Jusuf Kalla tidak lain dari rampasan atas keuangan negara, tentu bagian penting dari gelimang dosa dan dusta. Maka, tidaklah aneh jika segelintir pejabat, sipil, polisi, tentara, dan pengusaha hitam punya kekayaan melimpah ruah karena memang didapat melalui transaksi korup dan dusta.<span id="more-1226"></span></p>
<p>Oleh sebab itu, nilai-nilai luhur Pancasila sudah lama tak bergigi dalam menghadapi berbagai bentuk keculasan transaksional ini. Bagaimana dengan badan usaha milik negara (BUMN)? Sudah menjadi rahasia umum bahwa BUMN ini telah puluhan tahun dijadikan sapi perahan oleh berbagai kepentingan politik dan ekonomi. Tubuh bangsa ini telah ditikam oleh anak-anak yang pendusta.</p>
<p>Lalu bagaimana pula dengan bea dan cukai? Dari sekian jumlah pelabuhan laut dan bandar udara, tidak satu pun bebas dari perbuatan hitam. Muhammad Nazaruddin dalam pengakuannya di depan Komite Etik KPK pada 22 Juli 2011 membeberkan berbagai perbuatan busuk ini. Dikatakan juga pengusaha tidak mungkin berhasil tanpa menyogok aparat terkait.</p>
<p>Namun yang jauh lebih dahsyat menurut Nazaruddin, pengusaha domestik hanya bisa bermain di APBN, sedangkan pengusaha asing bermain di semua lini. Saya tak tahu sampai di mana kebenaran testimoni ini, tetapi bahwa kekayaan bangsa dan negara telah dirayah oleh berbagai kekuatan dusta sudah jadi perasaan publik sejak lama. Negara ini seperti tak dapat berbuat apa-apa untuk menyehatkan tubuhnya yang penuh borok dan tukak.</p>
<p>Di mana agama dan di mana Pancasila? Kedua sumber moral ini telah disingkirkan, semoga saja untuk sementara. Pada saatnya, kedua sumber moral itu akan kembali menyelamatkan bangsa dan negara yang sama kita cintai ini dengan kekuatan dan daya lebih dahsyat.</p>
<p>Peta buram tentang dapur republik ini yang saya dapat selama bertugas dalam Komite Etik di atas tentu hanyalah secuil kecil dibandingkan dengan mereka yang terlibat langsung dalam segala perbuatan korup yang dapat saja mengalahkan negara jika negara itu berada di tangan mereka yang tak bernyali. Dalam kondisi negara yang serba labil ini, pengacara yang bermental ikan lele semakin bergentayangan mencari makan di air keruh.</p>
<p>Bukankah ikan lele, menurut penuturan seorang mantan jenderal kepada saya, akan makan begitu lahap jika airnya keruh? Semakin air keruh, semakin berjibunlah manusia bermental lele berebut makanan. Perkara halal-haram dan pantas-tak pantas disisihkan dari gelanggang perebutan rezeki tunamoral itu.</p>
<p>Segala jenis manusia turut bermain di situ: politikus, pengusaha, jaksa, polisi, hakim, pengacara, birokrat, dan sederetan daftar panjang lain. Mereka adalah pemain “profesional” dalam menggerogoti pundi-pundi negara yang sejak lama jadi intaian kekuatan syahwat mereka yang tak terkendali. Dari sumber internal KPK, sejak 2004 lembaga ini baru berhasil menyelamatkan kekayaan negara sekitar Rp 7 triliun, sementara ratusan triliun rupiah lain masih perlu diburu. Dengan segala keterbatasan dan kelemahan, KPK relatif mungkin satu-satunya lembaga penegak hukum yang telah melakukan reformasi internal sejak awal. Ironisnya, lembaga ini pula yang ingin dihancurkan oleh berbagai kekuatan politik dan ekonomi di tengah bangsa yang menderita ini.</p>
<p><strong>Basa-basi politik</strong><br />
Dalam bacaan saya, negara secara keseluruhan tidak sungguh-sungguh ingin memusnahkan korupsi, kecuali dalam retorika dan basa-basi politik. Kalimat “Saya akan memimpin sendiri pemberantasan korupsi” adalah sebuah dusta yang disengaja. Ketidaksungguhan inilah sebenarnya yang jadi sebab mengapa upaya pemberantasan korupsi seperti bergerak di tempat. Adapun pertumbuhan ekonomi yang sering dibanggakan itu hampir tak ada sangkut pautnya dengan peran pemerintah karena gelombang kebangkitan ekonomi global memang sedang bergerak ke Asia. Amerika dan Eropa sedang berada dalam krisis berbahaya, kata para ahli.</p>
<p>Haruskah kita menyerah? Sama sekali tidak. Sikap menyerah sama saja dengan menggali kuburan masa depan bangsa ini. Dan, itu adalah sebuah pengkhianatan tak sengaja dari mereka yang lemah mental. Dari 240 juta rakyat Indonesia, pasti mereka yang bermental baja untuk mengubah situasi hitam ini jadi beradab tak kurang jumlahnya. Saya percaya dalam bulan-bulan mendatang kekuatan itu akan mulai bermunculan. Semoga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1226&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/bergelimang-dosa-dan-dusta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NU Nilai Pemerintah Turut Lunturkan Kedaulatan</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/nu-nilai-pemerintah-turut-lunturkan-kedaulatan/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/nu-nilai-pemerintah-turut-lunturkan-kedaulatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 09:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Intervensi Asing]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Penciptaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1224</guid>
		<description><![CDATA[(Sumber: Media Indonesia, Minggu 19 Juni 2011, hal. 1) Pernyataan keprihatinan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara terus dikumandangkan berbagai lapisan masyarakat. Nahdlatul Ulama (NU) kemarin menyatakan keprihatinan karena dominasi kekuatan asing di Indonesia hingga menghancurkan kedaulatan negeri sendiri. Keprihatinan itu dikemukakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di Jakarta pada peringatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1224&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(Sumber: Media Indonesia, Minggu 19 Juni 2011, hal. 1)</strong></p>
<p>Pernyataan keprihatinan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara terus dikumandangkan berbagai lapisan masyarakat. Nahdlatul Ulama (NU) kemarin menyatakan keprihatinan karena dominasi kekuatan asing di Indonesia hingga menghancurkan kedaulatan negeri sendiri.</p>
<p>Keprihatinan itu dikemukakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di Jakarta pada peringatan hari lahir ke-85 NU.</p>
<p>Sejumlah tokoh nasional hadir dalam acara itu, antara lain Ketua MPR Taufiq Kiemas, mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Umum Hanura Wiranto. Hadir pula sejumlah duta besar dan perwakilan negara sahabat.<span id="more-1224"></span></p>
<p>Menurut Said Aqil, pemerintah dan berbagai kebijakan yang dibuatnya turut menyumbang susutnya kedaulatan negara. “Rakyat merasakan betapa besar pengaruh asing ini melalui kebijakan negara sepanjang kekuasaan negeri ini,” urainya dalam tausiah itu.</p>
<p>Pemerintah dalam berbagai dimensi turut melunturkan kedaulatan negeri ini. Dia mencontohkan kebijakan dalam bidang eksplorasi sumber daya alam yang terlalu melibatkan asing. “Itu sebabnya di negeri ini tidak ada kedaulatan pangan dan begitu dominannya penguasaan asing atas sumber daya alam kita,” tambah dia.</p>
<p>Sebagai bangsa yang merdeka, Indonesia selayaknya menggunakan kedaulatan secara penuh dalam menentukan kebijakan tanpa disubordinasikan kepentingan negara lain. Hubungan dengan negara lain tidak boleh menghilangkan kemandirian negara. “Kita tidak boleh menukar kedaulatan negara dengan bantuan yang diberikan negara lain, perusahaan multinasional, dan lembaga multilateral,” terangnya.</p>
<p>Dominasi dan intervensi asing terhadap Indonesia terjadi karena utang Indonesia yang sangat besar. Namun, utang jangan dijadikan alat untuk mendudukkan negara ini di bawah intervensi dan dominasi asing. Indonesia punya harga diri yang harus dipertahankan.</p>
<p>Karena itu, katanya, NU tetap berkomitmen memperjuangkan kedaulatan RI dengan mengedepankan kesadaran nasional dan kebangsaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1224/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1224&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/11/26/nu-nilai-pemerintah-turut-lunturkan-kedaulatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memohon Perlindungan dari Setan</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/memohon-perlindungan-dari-setan/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/memohon-perlindungan-dari-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 22:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Allah swt]]></category>
		<category><![CDATA[Dzikir]]></category>
		<category><![CDATA[Iblis]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Setan]]></category>
		<category><![CDATA[Tawakal]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom & Wise Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1216</guid>
		<description><![CDATA[(Sumber: Muhammad Isa Dawud, “Dialog dengan Jin Muslim” (diterjemahkan oleh Afif Muhammad dan H. Abdul Adhiem), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. XII, Oktober 1997, hal. 191-192) Salah seorang di antara kaum Salaf bertanya kepada muridnya, “Apa tindakanmu ketika setan menggodamu untuk melakukan kesalahan?” Sang murid menjawab, “Saya akan melawannya.” “Kalau dia kembali menggodamu?” tanya sang guru. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1216&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(Sumber: Muhammad Isa Dawud, “Dialog dengan Jin Muslim” (diterjemahkan oleh Afif Muhammad dan H. Abdul Adhiem), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. XII, Oktober 1997, hal. 191-192)</strong></p>
<p>Salah seorang di antara kaum Salaf bertanya kepada muridnya, “Apa tindakanmu ketika setan menggodamu untuk melakukan kesalahan?” Sang murid menjawab, “Saya akan melawannya.”</p>
<p>“Kalau dia kembali menggodamu?” tanya sang guru.</p>
<p>“Saya akan melawannya lagi,” jawab muridnya.</p>
<p>“Kalau dia tetap kembali lagi?” tanya sang guru pula.<span id="more-1216"></span></p>
<p>“Saya akan melawannya lagi,” jawab sang murid.</p>
<p>“Ah, itu berkepanjangan!” kata sang guru pula, “Bagaimana pendapatmu jika sekali waktu kamu lewat pada sekelompok kambing, lalu anjing yang menjaganya mengganggumu, atau menghalangimu lewat?” Sang murid menjawab, “Saya akan mengusirnya, dan terus berusaha mengusirnya sekuat tenaga.”</p>
<p>“Cara seperti itu terlalu sulit dan bertele-tele. Sebaiknya engkau meminta pertolongan kepada pemilik kambing itu agar dia menahan anjingnya dari mengganggumu.” (Sumber: Ibnu al-Jauzi, <em>Talbis Iblis</em>, hal. 37)</p>
<p>Memohon perlindungan kepada Allah adalah tempat berlindung dan benteng bagi setiap Muslim, manakala dia merasakan adanya gangguan atau waswas yang dilancarkan setan terhadapnya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Bertawakallah kepada Allah karena itu adalah kumpulan segala kebaikan, dan berjihadlah di jalan Allah karena itu adalah kerahiban kaum muslimin. Dan berdzikirlah kepada Allah serta membaca kitab-Nya (Al-Quran) karena itu adalah cahaya bagimu di dunia dan ketinggian sebutan di langit. Kuncilah lidah kecuali untuk segala hal yang baik. Dengan demikian kamu dapat mengalahkan setan.”</em> <strong>(HR ath-Thabrani)</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1216&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/memohon-perlindungan-dari-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hikmah dari Seekor Ulat Merah</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/hikmah-dari-seekor-ulat-merah/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/hikmah-dari-seekor-ulat-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 22:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Allah swt]]></category>
		<category><![CDATA[Daud as]]></category>
		<category><![CDATA[Dzikir]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom & Wise Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1214</guid>
		<description><![CDATA[(Sumber: Mohamad Zaka Al Farisi, “Like Father Like Son, Untaian Kisah-kisah Penuh Hikmah”, Bandung: MQ Gress, Cet. II, Maret 2008, hal. 268-269) Siang itu, Nabi Daud sedang duduk di dalam mihrab. Seperti biasa, beliau membaca kitab Zabur. Ketika itulah, tanpa sengaja beliau melihat ada seekor ulat merah sedang merayap sangat perlahan. “Apa yang Allah kehendaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1214&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(Sumber: Mohamad Zaka Al Farisi, “Like Father Like Son, Untaian Kisah-kisah Penuh Hikmah”, Bandung: MQ Gress, Cet. II, Maret 2008, hal. 268-269)</strong></p>
<p>Siang itu, Nabi Daud sedang duduk di dalam mihrab. Seperti biasa, beliau membaca kitab Zabur. Ketika itulah, tanpa sengaja beliau melihat ada seekor ulat merah sedang merayap sangat perlahan.</p>
<p>“Apa yang Allah kehendaki dengan ulat merah ini? Memangnya, ulat ini bisa apa?” ujar Nabi Daud dalam hati.</p>
<p>Atas kehendak Allah, ulat merah itu bisa berbicara.<span id="more-1214"></span></p>
<p>“Ya Nabi, Allah mengilhamkan supaya aku membaca, <em>‘Subhaanallaahu wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar’</em> sebanyak 1000 kali setiap hari. Malamnya, Allah mengilhamkan supaya saya membaca, <em>‘Allaahumma salli ‘alaa muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa sahbihi wa sallim’</em> 1000 kali.“</p>
<p>Nabi Daud tercengang mendengar jawaban si ulat.</p>
<p>“Nah, sekarang apa yang akan kamu katakan supaya aku memperoleh manfaat darimu?” lanjut si ulat merah.</p>
<p>Nabi Daud hanya terdiam dan malu mendengar perkataan si ulat. Ternyata, makhluk mungil yang ada di dekatnya ini sungguh pandai. Menyesal rasanya telah menganggap remeh ulat kecil itu. Serta-merta, beliau pun bertobat kepada Allah atas kekhilafannya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Orang yang berakhlak mulia ialah yang malu apabila perkataannya lebih besar daripada perbuatannya.”</em> <strong>(Ulama)</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1214&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/hikmah-dari-seekor-ulat-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agar Iblis Menderita</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/agar-iblis-menderita/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/agar-iblis-menderita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 22:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Allah swt]]></category>
		<category><![CDATA[Iblis]]></category>
		<category><![CDATA[Isa as]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[Syahid]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom & Wise Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1212</guid>
		<description><![CDATA[(Sumber: Mohamad Zaka Al Farisi, “Like Father Like Son, Untaian Kisah-kisah Penuh Hikmah”, Bandung: MQ Gress, Cet. II, Maret 2008, hal. 40-41) “Demi Dzat yang telah melaknatmu! Aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan,” kata Nabi Isa dengan suara lantang ketika iblis datang dengan maksud menggoda beliau. Mendengar pertanyaan itu, iblis menjerembabkan diri ke tanah. Kemudian, tubuhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1212&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(Sumber: Mohamad Zaka Al Farisi, “Like Father Like Son, Untaian Kisah-kisah Penuh Hikmah”, Bandung: MQ Gress, Cet. II, Maret 2008, hal. 40-41)</strong></p>
<p>“Demi Dzat yang telah melaknatmu! Aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan,” kata Nabi Isa dengan suara lantang ketika iblis datang dengan maksud menggoda beliau.</p>
<p>Mendengar pertanyaan itu, iblis menjerembabkan diri ke tanah. Kemudian, tubuhnya berguling-guling.</p>
<p>“Seandainya Tuan tidak memintaku dengan nama Dzat yang telah melaknatku, aku tidak sudi menjawab pertanyaan Tuan.”<span id="more-1212"></span></p>
<p>“Pertama, apa yang dapat menyeret tubuhmu? Kedua, apa yang dapat mematahkan punggungmu?”</p>
<p>“Tubuhku dapat terseret-seret ketika mendengar suara ringkikan kuda. Bukan sembarang kuda, tetapi kuda yang ditunggangi untuk berjihad fi sabilillah. Adapun yang dapat mematahkan punggungku adalah shalat sunnah di rumah dan shalat berjamaah di masjid.”</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Pokok segala urusan ialah Al-Islam dan tiangnya adalah shalat, dan puncaknya (atapnya) adalah berjihad.”</em> <strong>(HR At-Tirmidzi)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang di hari kiamat.”</em> <strong>(HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>“Rabb kita takjub terhadap dua orang lelaki yang berperang di jalan Allah kemudian teman-temannya mundur karena mengalami kekalahan dan dia sadar akan kekalahan tersebut, akan tetapi ia tidak mau mundur ke belakang, ia kembali bertempur sampai darahnya tertumpah, maka Allah pun berfirman kepada para malaikat-Nya, ‘Lihatlah hamba-Ku ini, ia kembali bertempur karena mengharap dan merindukan apa yang ada di sisi-Ku sampai darahnya tertumpah.’”</em> <strong>(HR Ahmad dan Ibnu Hibban)</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1212/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1212&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/agar-iblis-menderita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pencuri versus &#8216;Abid</title>
		<link>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/pencuri-versus-abid/</link>
		<comments>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/pencuri-versus-abid/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 22:43:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jookut dkk.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Allah swt]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Musa as]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom & Wise Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jookut.wordpress.com/?p=1208</guid>
		<description><![CDATA[(Sumber: Mohamad Zaka Al Farisi, “Like Father Like Son, Untaian Kisah-kisah Penuh Hikmah”, Bandung: MQ Gress, Cet. II, Maret 2008, hal. 244-248) Tersebutlah seorang pria yang berprofesi sebagai pencuri dan hidup di zaman Nabi Musa. Sudah empat puluh tahun profesi ini dia geluti. Secara kebetulan, pada suatu hari pria ini melihat melihat Nabi Musa. Ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1208&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(Sumber: Mohamad Zaka Al Farisi, “Like Father Like Son, Untaian Kisah-kisah Penuh Hikmah”, Bandung: MQ Gress, Cet. II, Maret 2008, hal. 244-248)</strong></p>
<p>Tersebutlah seorang pria yang berprofesi sebagai pencuri dan hidup di zaman Nabi Musa. Sudah empat puluh tahun profesi ini dia geluti.</p>
<p>Secara kebetulan, pada suatu hari pria ini melihat melihat Nabi Musa. Ketika itu, Nabi Musa sedang berjalan seorang diri. Terbersit di dalam benak si pria untuk mendekati Nabi Musa. Ada keinginan di dalam hatinya untuk ikut menemani perjalanan Nabi Musa. Dalam hati, si pria berujar, “Apabila aku berjalan bersama Nabi Musa, barangkali aku bisa mendapatkan secercah hikmah dari beliau.”</p>
<p>Namun, niat itu urung dilaksanakan. Setelah dipikir berkali-kali, si pria merasa tidak layak menemani perjalanan Nabi Musa. Dia merasa dirinya kotor penuh dosa. Mana boleh seorang pendosa mendampingi perjalanan seorang nabi suci, seperti Nabi Musa. Oleh karena itu, dia bergumam, “Aku seorang pencuri, sungguh tidak pantas pencuri sepertiku berjalan bersama seorang nabi yang mulia.”<span id="more-1208"></span></p>
<p>Tidak begitu lama setelah pria ini bergumam, datanglah seorang &#8216;abid. Nafasnya tersengal-sengal, peluh membasahi tubuh, baju pun terlihat lusuh. Rupanya, si &#8216;abid sudah cukup lama berlari-lari menyusul Nabi Musa.</p>
<p>Prestasi si &#8216;abid cukup luar biasa. Setidaknya, dia sudah beribadah dengan tekun selama empat puluh tahun. Namanya cukup terkenal, orangnya cukup supel dan pandai bergaul.</p>
<p>Melihat seorang &#8216;abid datang, timbul lagi keinginan di benak si pencuri untuk berjalan bersama si &#8216;abid. “Ya, ini kesempatan. Aku bisa berjalan bersama &#8216;abid. Mudah-mudahan saja aku bisa mengambil banyak manfaat dari dia,” batin si pencuri.</p>
<p>Tanpa berpikir panjang lagi, si pencuri berlari kecil menghampiri si &#8216;abid. Serta-merta dia meminta izin agar bisa menemani perjalanan si &#8216;abid. Melihat yang datang itu seorang pencuri, karuan saja si &#8216;abid sangat terkejut. Maklum saja, pencuri ini sangat terkenal di seluruh negeri.</p>
<p>“Celaka! Bisa rusak reputasiku sebagai &#8216;abid apabila berjalan bersama seorang pencuri. Apa kata orang nanti,” gumam si &#8216;abid.</p>
<p>Tanpa basa-basi, si &#8216;abid langsung berlari tanpa menoleh. Sebisa mungkin dia harus menjauh dari si pencuri. Malangnya, si pencuri malah terus mengikuti. Sepertinya, dia tidak peduli dengan sikap si &#8216;abid yang sangat ketakutan. Akhirnya, baik si &#8216;abid maupun si pencuri, sama-sama sampai di depan Nabi Musa.</p>
<p>Tanpa melihat kepada kedua orang ini, Nabi Musa berkata, “Baru saja aku mendapat wahyu tentang kalian.”</p>
<p>“Apa boleh kami tahu?” tanya mereka serempak.</p>
<p>“Allah mengatakan bahwa segala amal kalian, baik dan buruk, telah dihapuskan. Kini, kalian mulai dari nol lagi.”</p>
<p>Baik si pencuri maupun si &#8216;abid jelas sekali terkejut. Si pencuri terkejut karena senang. Siapa sangka dosa yang sudah menggunung itu ternyata dihapuskan oleh Allah. Bayangkan empat puluh tahun mencuri, betapa banyak dosa yang telah diperbuat. Si pencuri merasa sangat bahagia dan tiada hentinya memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah.</p>
<p>Lain halnya dengan si &#8216;abid. Meskipun sama-sama terkejut, tetapi terkejut karena sangat kecewa. Bagaimana tidak, hampir empat puluh tahun dia rajin beribadah. Selama itu pula, dia meninggalkan berbagai macam kesenangan dunia. Tetapi, hari ini semua amal baiknya hilang hanya dalam waktu sehari.</p>
<p>Si pencuri memang suka mencuri. Tetapi, hati kecilnya tidak rela mengambil hak orang lain. Dia terpaksa melakukan semua itu demi menafkahi keluarganya yang miskin.</p>
<p>Itu sebabnya, setiap kali mencuri, batinnya merasa tersiksa dan berdosa. Hampir empat puluh tahun dia harus menanggung perasaan bersalah terus-menerus. Namun, harapan akan ampunan dan kasih sayang Allah tiada pernah pudar.</p>
<p>Berbeda halnya dengan si &#8216;abid yang begitu yakin bahwa ibadahnya selama kurang lebih empat puluh tahun dapat menyelamatkan dirinya. Hatinya begitu yakin bahwa dengan ibadah selama itu, dia layak di surga. Dia yakin bahwa ibadahnya dapat menjauhkan dirinya dari neraka, bertambah saleh, dan lebih mulia. Ada perasaan bangga menyenlinap di dalam hatinya ketika menjalankan ibadah. Perasaan inilah yang membuat dia enggan bergaul dengan orang-orang jahat, termasuk dengan si pencuri. Menurut perasaannya, dia merasa hanya pantas berjalan bersama para nabi.</p>
<p>Maha Suci Allah yang mengetahui segala rahasia hati manusia. Dia tidak hanya melihat amal-amal yang tampak, tetapi juga apa yang terbersit di dalam hati manusia. Dia memberikan perintah kepada hamba-hamba-Nya untuk dilaksanakan semampu mereka. Dia tidak memberikan beban melebihi kesanggupan hamba-hamba-Nya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Apabila kamu tidak pernah berbuat dosa maka Allah Tabaroka Wata’ala akan menciptakan makhluk lain yang berbuat dosa kemudian Allah mengampuni mereka.”</em> <strong>(HR Muslim)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>“Suatu keburukan yang membuatmu sedih dan menyesal lebih baik di sisi Allah daripada kebaikan yang menyebabkan kamu bangga dan sombong.”</em> <strong>(Ulama)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>“Mungkin saja Anda ditakdirkan bermaksiat untuk tujuan suatu hikmah yaitu maksiat yang menyebabkan pelakunya jatuh dan terhina, dan itu lebih baik daripada orang yang selalu membanggakan diri, angkuh, dan sombong.”</em> <strong>(Ulama)</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jookut.wordpress.com/1208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jookut.wordpress.com/1208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jookut.wordpress.com&amp;blog=3375371&amp;post=1208&amp;subd=jookut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jookut.wordpress.com/2011/08/29/pencuri-versus-abid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fb1ef6438723ccf356bcab966c7f725?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jookut</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
