(Sumber: Muhammad Isa Dawud, “Penghuni Bumi Sebelum Kita” (diterjemahkan oleh Irwan Kurniawan), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. XIV, Januari 2009, hal. 15-16)
Di dalam bukunya, “Opinions of Jerome Coignard”, Anatoli Francis menuturkan sebuah kisah tentang penguasa Persia, Zemire, yang memerintahkan para ilmuwan Persia agar menuliskan untuknya sejarah anak manusia. Tulisan itu diharapkan menjadi pelita dan dapat menerangi dengan bijak ketika raja itu berkuasa dan memperoleh pelajaran masa lalu, kenikmatan Allah dan teladan di antara peristiwa-peristiwa yang terjadi, sehingga hukumnya menjadi sempurna dan kebijakannya menjadi bermakna.
Setelah dua puluh tahun dia telah menjadi penguasa negeri itu, para ilmuwan datang kepadanya dengan membawa satu iringan yang terdiri dari dua belas ekor unta. Setiap unta memikul beban berisi lima ratus juz atau jilid buku sejarah anak manusia. Ketika raja itu merasa tidak mampu membacanya, dia memerintahkan para ilmuwan tersebut untuk meringkas buku-buku ensiklopedi ini. Setelah berselang beberapa waktu, mereka kembali lagi kepadanya dengan membawa buku yang diangkut dengan tiga ekor unta. Sekali lagi, raja itu meminta agar diringkaskan lagi. Setelah berlalu sepuluh tahun, para ilmuwan datang lagi kepadanya dengan membawa buku yang dipikul oleh seekor unta. Namun, hal itu pun masih dirasa berat bagi raja yang sudah tua dan menjadi lemah. Maka dia meminta yang lebih ringkas lagi. Read more…
